Nilai Rupiah Kembali Menguat, Akankah IHSG Kembali Melaju?

IndeksDow Jonespekan kemarin ditutup menguat 0,75 % di level 24.737/ naik 183 poin.

Klaim tunjangan pengangguran untuk minggu yang berakhir pada 19 Januari 2019 diumumkan sebanyak 199.000 jiwa, jauh di bawah konsensus yang sebesar 219.000.

Data ekonomi Amerika begitu kuat terlepas dari penutupan sebagian pemerintahan (partial government shutdown) yang tengah berlangsung. Hal ini lantas memberikan indikasi bahwa optimisme konsumen dan produsen belum terdampak dari shutdown pemerintahan yang masih berlangsung hingga kini.

IHSGpada perdagangan Jumat 25 Januari 2019 ditutup menguat 0,25 % di level 6,482.84. Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat menuju level resisten 6500.

Sementara itu, IHSG berhasil bertahan di zona hijau, didukung oleh penguatan rupiah yang hingga saat ini semakin mendekati level Rp14.000.

Sementara itu,BankIndonesia (BI) memperkirakan laju inflasi bulan ini sebesar 0,48 secara bulanan dan 2,8% secara tahunan. Melambat dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 0,62% (bulanan) dan 3,13% (tahunan).

Data inflasi yang stabil akan dapat memberi dorongan penguatan untuk rupiah dan juga berefek positif untuk IHSG.

Pekan kemarin IHSG kembali melanjutkan penguatan hingga level saat ini di 6482. Sesuai view pekan kemarin bahwa saat ini kita masih harus waspada dengan aksi profit taking terutama pada saham-saham bluechips. Di lain sisi, pekan kemarin saham rekomendasi swing trading PremiumAccess kembali profit taking yaitu saham PWON (JK:PWON). Congrats! Bagi anda yang sudah take profit saham tersebut dengan profit 20% sd 24%. Lalu bagaimana dengan pergerakan IHSG di awal pekan ini? akankah terus menguat?

Ellen May